Sosialisasi Kegiatan Pentingnya Kesehatan Olahraga Dalam Menunjang Kegiatan Proses Belajar Dilingkungan Sekolah Smp Asy-Syafiya’iyah Internasional Medan 2021

Dicky Edwar Daulay, Alwi Fahruzy Nasution

Abstract


Fakta lain yang ditemukan di lapangan adalah sebagai berikutnya diantaranya: 1) Sebagian masyarakat hanya melakukan olahraga satu kali dalam seminggu, 2) Kebanyakan mereka melakukan olahraga permainan. 3) Suka meminum suplement menjelang olahraga, 4) Kesadaran kadang timbul tenggelam. 5) Kebanyakan masyarakat tersebut tidak mempunyai instruktur/pelatih.
Tujuan pelatihan ini: 1) Membudayakan olah raga bagi masyarakat, 2) Mensosialisaikan cara dan waktu berolah raga yang baik, 3) Memberikan manfaat olah raga kepada masyarakat.
Metode pelakanaannya yaitu dengan cara ceramah dan praktek olah raga, adapun hasil yang di dapat dalam pelaksanaan PKM ini berupa kesimpulan manfaat olah raga bagi kesehatan yang di tulis dalam karya ilmiah agar dapat dibaca oleh masyarakat seperti: 1) Setiap kegiatan olahraga harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan guna mencapai tujuan yang diinginkan.2) Kegiatan olahraga untuk kesehatan dilakukan minimal 3 x seminggu, lama latihan 10 menit terns menerus, melibatkan lebih 90% otot, dan intensitas latihan 70 — 80% dari DN MAX. 3) Kegiatan olahraga untuk kebugaran jasmani dilakukan 3 sampai 5 kali dalam seminggu, lama latihan 30 — 45 menit tiap latihan, dan intensitas latihan antara 70 s/d 80% x denyut nadi maksimal. 4) Latihan kebugaran jasmani harus digabung antara latihan aerobik dan anaerobic, sesuai dengan komponen kondisi yang ingin ditingkatkan.
Keyword: Olah Raga, Kesehatan, Sosialisasi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


J-LAS (Journal Liaison Academia and Society)
e-ISSN: 2798-0871; p-ISSN: 2798-1061